Anggota DPRD Sumut Dewan Pengawas (Dewas) PDAM Tirtanadi Jangan Jangan Ada 'Jual-Beli' Jabatan

 
Dewan Pengawas (Dewas) PDAM Tirtanadi diminta tidak melakukan praktik ‘jual-beli’ jabatan calon direksi yang sudah mengikuti tes kesehatan dan uji visi/misi, tapi harus benar-benar memilih kandidat direksi yang memenuhi kualifikasi dan memiliki rencana kerja lima tahun ke depan membawa PDAM Tirtanadi bisa berkontribusi untuk PAD Pemprovsu.


Hal ini diingatkan Anggota Fraksi PDI Perjuangan Drs Baskami Ginting kepada wartawan, Kamis (29/1) di gedung dewan, terkait seleksi calon Direksi PDAM Tirtanadi dilakukan dewas perusahaan daerah milik Pemprovsu tersebut.


Beradasarkan informasi, kata Baskami, dari 27 orang yang mendaftar menjadi kandidat Direksi PDAM Tirtanadi ke meja dewas, ada 23 nama yang lolos seleksi administrasi guna mengikuti tes kesehatan, yaitu Abdi Sucipto, Amrun (Kadiv PR di PDAM Tirtanadi), Arif Haryadiyan, Ashari P, Badrun Kalimantan, Cece, Darwinsyah, Delviyadri, Heri Batanghari, Hotma Tua, Indar Muda, Irsan Effendi, Irwansyah, John Pariaman, Parlindungan Siregar, Rosmaida Tetty, Sutedi Raharjo, T Fahmi Johan, Tamsil Lubis, Taufik, Yusmansyah, Zainal Abidin Siregar, dan Zulkifli Lubis.


Harusnya, ungkap dewan dari dapil (daerah pemilihan) Kota Medan, dewas sudah mengumumkan nama-nama kandidat hasil tes kesehatan untuk mengikuti uji visi/misi, tapi sampai proses penyeleksian selesai, tidak diketahui siapa yang lolos tes kesehatan dan siapa yang lolos uji visi/misi.


“Di sini kita ingatkan dewas agar transparan dan jangan sampai  ditangguhkannya pengumuman nama-nama kandidat direksi, terjadi jual beli jabatan direksi sebelum nama-nama tersebut diajukan ke Gubsu. Kita khawatir, di tengah jalan proses penyeleksian masuk angin dan nama-nama kandidat yang tidak lolos tes diubah jadi lolos tes,” ujarnya.


Dikatakan, ketidaktransparanan dewas dalam mengumumkan hasil seleksi dilakukan, apakah sesuai Permendagri, Permenkeu maupun Perdasu, terutama seleksi jabatan direktur utama.


“Dewas jangan menahan-nahan hasil seleksi baik dari tes kesehatan hingga uji visi/misi, tapi harus segera diumumkan ke publik nama-nama candidat yang layak sesuai visi/misi PDAM Tirtanadi guna menghindari munculnya asumsi negatif,” harapnya.


Ditambahkan, calon direksi yang akan mengelola PDAM Tirtanadi harus benar-benar memenuhi kualifikasi, punya rencana kerja lima tahun dan punya target kapan PDAM Tirtanadi bisa memberi kontribusi ke PAD dengan catatan pelayanan sudah mencapai 80 persen. “Target ini yang harus dimiliki para kandidat dan merampingkan struktur organisasi di dalam perusahaan daerah itu agar ada penghematan biaya,” katanya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ALAMAK! Gara-gara Ketagihan, Petani Ini Nekat Tanam Ganja di Ladangnya Sendiri

KapoldaSumut Releas Kasus Pratik Pemalsuan Sim

PTPN IV dan SP-Bun PTPN IV Lanjutkan Kerjasama