Ada aroma korupsi lahan terminal di Sibolga
Ditreskrimsus Poldasu terus mendalami dugaan korupsi pengadaan lahan
untuk pembangunan terminal truk di Huta Toruan, Sibolga Utara, Kota
Sibolga.

Mengutip keterangan Ditreskrimsus Poldasu Kombes Pol Drs Ahmad Haydar SH MM, penyidik masih melakukan penyelidikan dalam pengadaan lahan seluas 3 ha tersebut yang didanai APBD Kota Sibolga TA 2013 senilai Rp1,3 miliar.
Terkait kasus itu, pihaknya akan memeriksa pejabat terkait proyek terse but yakni Sekda Sibolga Drs Much Sugeng dan mantan Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Sibolga sebagai Ketua dan anggota tim P2T (Panitia Pengadaan Tanah).
Penyidik juga masih menunggu hasil audit BPKP (Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan) untuk menghitung kerugian negara.
Dikatakan, ada dugaan rekayasa alam pengadaan lahan karena dari hasil penyelidikan sementara bahwa lahan tersebut adalah termasuk hutan lindung yang kemudian direkayasa oknum ejabat Pemko Sibolga untuk dilakukan pembayaran.
Mengutip keterangan Ditreskrimsus Poldasu Kombes Pol Drs Ahmad Haydar SH MM, penyidik masih melakukan penyelidikan dalam pengadaan lahan seluas 3 ha tersebut yang didanai APBD Kota Sibolga TA 2013 senilai Rp1,3 miliar.
Terkait kasus itu, pihaknya akan memeriksa pejabat terkait proyek terse but yakni Sekda Sibolga Drs Much Sugeng dan mantan Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Sibolga sebagai Ketua dan anggota tim P2T (Panitia Pengadaan Tanah).
Penyidik juga masih menunggu hasil audit BPKP (Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan) untuk menghitung kerugian negara.
Dikatakan, ada dugaan rekayasa alam pengadaan lahan karena dari hasil penyelidikan sementara bahwa lahan tersebut adalah termasuk hutan lindung yang kemudian direkayasa oknum ejabat Pemko Sibolga untuk dilakukan pembayaran.
Komentar
Posting Komentar