Perayaan Natal Keluarga Besar DPRD Sumut Ketua DPRD SU: Tuhan Yesus Lahir Untuk Menebus Dosa Manusia
Medan (SPN)
Gubernur Sumatera Utara HT Erry Nuradi mengajak seluruh anggota
legislatif khususnya yang beragama Nasrani menjadikan Natal bisa membawa suatu
perubahan ke arah yang lebih baik yang mencerminkan kemauan, kesungguhan dalam
pencerahan iman, penghayatan dan pengamalan ajaran agama khusus terhadap makna
Natal.
Hal itu diungkapkan Gubsu dalam
sambutannya pada perayaan Natal Keluarga Besar DPRD Sumut, Senin (12/12/2016)
malam di Gedung DPRD Sumut yang dihadiri Asisten Ekbang Dr Binsar
Situmorang, Pengkotbah Pdt Langsung Sitorus, Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman dan
seluruh anggota dewan yang beragama Kristen beserta keluarga, anak-anak
Panti Asuhan, paduan suara lainnya.
Disebutkan Erry, Natal merupakan
suatu peristiwa suka cita bagi umat Kristiani karena Natal diimani
sebagai penyelamatan Tuhan bagi umat manusia.Kelahiran Yesus sebagai juru
selamat dunia yang bertujuan untuk membawa kedamaian, pembaharuan, mengangkat
harkat dan martabat manusia melalui ilmu pengetahuan ke arah yang lebih baik
sehingga manusia terbebas dari belenggu kemelaratan dan penderitaanErry Nuradi
meyakini, perayaan Natal merupakan perwujudan hidup dan kasih antar sesama
manusia.
"Kasihilah Tuhan Allah Mu dengan segenap
Hatimu dan dengan segenap jiwamu,dan segenap akal budimu itulah hukum yang
pertama dan hykum kedua kasihilah manusia seperti dirimu sendiri," ujar
Erry .
Wagirin Arman mengatakan, perayaan
Natal ini akan membawa kedamaian, kebahagiaan dan kesejahteraan bagi segenap
ummat Kristiani. Sebagaimana Yesus Lahir ke dunia ini hanya untuk menebus dosa
manusia .Oleh karenanya, kata Wagirin, Tuhan Yesus itu tak pernah salah dan
kita sebagai umat manusia harus menyadari bahwa banyak dosa yang kita lakukan.
Perayaan Natal yang sukacita
ini,Wagirin menggambarkan betapa indahnya ciptaan Tuhan. Berbagai suku dan
budaya yang berbeda kita tetap bergandengan tangan dan kita tidak boleh
mngklaim akan kebenaran agama akan tetapi kita lebih memuliakan Tuhan.
"KIta menyadari, Sumut
terdiri dari berbagai macam suku, agama, etnis, bahasa dan budaya. Tentunya
dengan perbedaan ini, mari kita tetap membangun kebersamaan, saling menghormati
dan menghargai perbedaan. Keberagaman yang kita miliki harus kita terima
sebagai anugerah dari Tuhan," ujar Wagirin.
Sementara Ketua Panitia Natal
Keluarga Besar DPRD Sumut, Janter Sirait menyampaikan apresisasi
setinggi-tingginya kepada seluruh panitia maupun anggota dewan yang ikut
berpartisipasi menyukseskan acara itu.Natal yang sederhana dan penuh hikmad
ini, kata Janter, anggota dewan tak luput berbagi kasih dengan memberikan
sembako kepada panti asuhan .
"Atas dasar cinta kasih Natal
ini anggota dewan khususnya beragama Kristiani bisa menjalin silaturahmi yang
lebih baik lagi," ungkap Janter.
Komentar
Posting Komentar