14 Pelaku pukuli 'Kibus' di Multatuli hingga tewas

Medan,SPN
Madi, 33 tahun, yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang becak bermotor di kota Medan, merupakan salah satu dari 14 orang pelaku pengeroyokan hingga korbannya, Josua, 30 tahun, tewas pada Senin (17/4) dini hari.

Menurut Madi, pengeroyokan di jalan Multatuli Medan itu dipicu oleh keresahan mereka terhadap sepak terjang Josua, yang mereka anggap sebagai 'kibus' atau informan polisi.

Menurut Madi, pengeroyokan di jalan Multatuli Medan itu dipicu oleh keresahan mereka terhadap sepak terjang Josua, yang mereka anggap sebagai 'kibus' atau informan polisi.

"Kami memukuli Josua karena dia kibus bang. Malam itu kami rame-rame memukulinya karena sudah resah dengan sepak terjangnya," ujar Madi di Mako Polrestabes Medan, siang tadi, Sabtu (22/4)

Madi mengelak dianggap sebagai otak pelaku kejadian tersebut. Dia mengaku hanya ikut-ikutan.

Dia mengaku ikut memukuli Josua karena tahu bahwa korban adalah warga asing, pendatang, yang datang ke kampungnya, tanpa ada urusan dan famili.

"Saya bukan pemakai narkoba. Hanya ikut-ikutan aja karena tidak tahu Josua ini ngapain di kampung saya," pungkasnya

Sebelumnya, mayat Josua ditemukan di pinggiran sungai Deli, Medan. Tepatnya, di jalan Guru Patimpus Lingkungan IV, kelurahan Silalas Medan Barat, pada Kamis (20/4/2017).

Mayat korban sudah gembung dan saat ditemukan tidak mengenakan pakaian apa pun. Polisi sempat kesulitan mengidentifikasi korban karena tak ada tanda pengenal apa pun di tubuhnya.(AMI)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ALAMAK! Gara-gara Ketagihan, Petani Ini Nekat Tanam Ganja di Ladangnya Sendiri

KapoldaSumut Releas Kasus Pratik Pemalsuan Sim

PTPN IV dan SP-Bun PTPN IV Lanjutkan Kerjasama