Medan, (SPN) selama sepekan, terhitung sejak 5 November hingga 13 November kemarin,
Unit Pidana Umum yang dipimpin Kanit Pidum AKP Rafles Marpaung
menggerebek 15 markas judi yang ada di Medan. Hasilnya, polisi
mengamankan 18 tersangka dengan berbagai barang bukti."Selain lokasi perjudian kartu domino, kami juga melakukan penindakan
terhadap warung internet yang menyediakan jasa perjudian poker. Ada
tiga set komputer yang ikut kami sita," kata Kasat Reskrim Polrestabes
Medan, AKBP Febriansyah, Selasa (14/11/2017).Febri
mengatakan, mereka juga menindak penjual togel. Dalam kasus ini,
sejumlah buku rekap dan uang tunai hasil penjualan togel diamankan.
"Uang tunai yang kami amankan ada jutaan rupiah. Kemudian, ada juga
handphone yang digunakan untuk berkomunikasi dengan para pembeli togel,"
kata Febri.Hal senada disampaikan Wakasatreskrim, Kompol Ronni Bonic. Mantan
Kapolsek Medan Baru ini mengatakan, pihaknya juga menggerebek lokasi
prostitusi Spa The Ines yang ada di Jalan Murai Raya Blok H No17/71,
Komplek Tomang Elok, Sunggal.
Terkait prostitusi ini, polisi sempat mengamankan sejumlah terapis.
Kemudian, turut ditangkap kasir Spa berinisial DS (24) warga Jalan Baru
Komplek TPI, Medan."Menyangkut kasus prostitusi, kami menyita 23 keping VCD porno
(bokep) dan tiga buah kondom. Kemudian, ada kami sita uang ratusan ribu
diduga hasil penjualan VCD porno," katanya.Adapun wilayah perjudian yang disisir petugas selama sepekan yakni
Jalan AR Hakim, Jalan Beo Indah, Jalan RS Haji, Jalan Pajak Kelapa,
Jalan Pelita I, Jalan Mentawai, Jalan Kapten Muslim, Jalan Halat, Jalan
Pegadaian, Jalan Aman, dan Jalan Binjai KM 8,5 Sunggal.(Ami)
MEDAN, (SPN) - Hanya karena kecanduan mengisap ganja, Ferdinan Ginting alias Dinan (29) nekat menanami ladangnya dengan tumbuhan ganja.Menurut pengakuan Dinan, ia sudah tiga bulan menanami ladangnya dengan daun memabukkan tersebut.Menurut Kapolsek Kutalimbaru, AKP Martualesi Sitepu, pengungkapan ini berawal dari informasi yang didapat Aiptu Rajendra Sitepu bahwa ada seorang petani di Desa Sukamakmur, Kecamatan Kutalimbaru, Deliserdang yang bercocok tanam ganja.Karena lokasi ladang berada cukup jauh, Aiptu Rajendra kemudian melakukan penyamaran."Ketika melakukan survei ke ladang tersangka, ditemukanlah 12 batang pokok ganja yang sebentar lagi akan dipanen. Lalu, anggota kami yang turun ke TKP tadi berkorban dengan timnya untuk mencari tersangka," kata Martualesi, Rabu (30/8/2017).Setelah melakukan penyelidikan, diketahui bahwa tersangka pada Selasa (29/8/2017) kemarin tengah duduk-duduk di warung dekat rumahnya yang berada di Dusun IV, Desa Bandar Kuala, Ke...
Medan, (SPN). Menyangkut praktik pemalsuan SIM yang terungkap belum lama ini, Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw, Sabtu (30/9) sore, tak menampik berbagai indikasi yang ditengarai menjadi faktor pendorong tingginya permintaan SIM "tembak" yang belakangan diketahui palsu. Salah satu indikasi yang dianggap paling relevan yaitu akibat sulitnya memperoleh SIM melalui jalur resmi, baik dalam proses pengurusan maupun mekanisme pengujian kepada para pemohonnya. Terlebih membutuhkan biaya cukup lumayan dengan keharusan sertifikat berkendara. "Memang banyak indikasi-indikasi yang kita temukan menyangkut kenapa pemalsuan SIM ini bisa dilakukan. Kita juga mendapat informasi-informasi demikian setelah diungkapnya kasus ini. Untuk itu berbagai hal berkaitan kasus ini tentu masih didalami lebih jauh, " ungkap Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpaus, Sabtu (30/9/2017). Dari indikasi-indikasi tersebut, dikatakan Paulus, pihak kepolisian saat ini masih meny...
Manajemen PTPN IV dan Pengurus SP-Bun PTPN IV kembali melanjutkan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) periode 2014 hingga 2015 mendatang. Penandatanganan terhadap PKB tersebut dilakukan di Medan International Convention Centre (MICC), Senin (10/3). Perjanjian kerjasama tersebut langsung ditandatangani Dirut PTPN IV, Erwin Nasution dan Ketua SP-Bun Wispramono Budiman, jajaran Direksi PTPN IV dan Pengurus SP-Bun Pusat, dan disaksikan Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provsu, Bukit Tambunan yang dihadiri oleh Kepala Bagian, Manager Grup, Manajer Unit Usaha, Ketua/Sekretaris/ Bendahara SP Bun Basis dan Asisten SDM dan Umum se jajaran PTPN IV. Diakui Dirut, proses hingga terlaksananya penandatanganan tersebut cukup panjang. Berawal dari pembahasan draft oleh tim manajemen dan tim SP-Bun, lalu berkembang hingga perundingan cukup spesifik karena baru kali ini langsung dihadiri oleh seluruh Direksi di Bandung. “Memang sejarah perkebunan sejak zaman orde lama, orde baru, hingga jaman ...
Komentar
Posting Komentar